kesel sendiri,ditahan sendiri..
bikin asumsi sendiri..
ambil kesimpulan sendiri..
akhirnya ya sedih sendiri deh..
kesel sendiri,ditahan sendiri..
bikin asumsi sendiri..
ambil kesimpulan sendiri..
akhirnya ya sedih sendiri deh..
sebenernya gw beda dengan byk org dalam byk hal sih..
tapi yg ini sempet buat gw sendiri penasaran apa sebabnya..
gw jauh lebih suka kopi dibandingin teh..
bahkan bisa dibilang gw maniak kopi dan anti-teh
dan akhirnya beberapa hari yang lalu..
gw menemukan jawabannya..
ternyata, gw selalu gagal kalo bikin teh..
jangankan enak,manis aja jarang, walaupun gulanya udh banyak bgt..
bisa dibilang teh itu proyek paling gagal dalam sejarah masak memasak gw..
tapi klo soal kopi..
gw expert deh..
apapun, kapanpun, dimanapun..
kopi yg gw bikin selalu enak..
mau panas mau dingin..
mau banyak mau dikit..
bahkan kopi sering jadi senjata andalan..
so, that’s just a little fact of me..
Walaupun berjuta-juta atau bahkan bermilyar-milyar rupiah telah didonasikan untuk membantu saudara-saudara kita di Mentawai, Merapi, dan Wassior, kemenangan ini akan menjadi sumbangan terindah bagi segala duka di Indonesia.
Dimulai dengan menit-menit awal yang penuh semangat, Timnas Indonesia berhasil membuktikan sekaligus menyadarkan bangsa kita bahwa persatuan, saling melengkapi, bekerja sama, serta jiwa patang menyerah adalah jati diri Indonesia dan ada dalam setiap bangsa Indonesia.
Kebobolan terlebih dahulu nyaris tidak menggangu pemain untuk tetap fokus dan mengerahkan segala upaya. Terbukti dengan gol pertama yang lebih pantas disebut gol cerdas, berhasil menjebak pemain belakang Malaysia melalui sebuah aksi indah dari Irfan Bachdim. Hingga gol-gol selanjutnya lahir dan membawa Indonesia kini memimpin klasemen Grup A, diatas Thailand yang katanya Raja Asia.
Berjuta pujian mugkin belum cukup untuk mengganti keringat para pahlawan garuda yang telah jatuh bangun di GBK demi nama baik Indonesia. Tapi, saya hanya bisa meneteskan air mata haru bahagia dan tak henti mengucap “Alhamdulillah” atas semua yang setelah melihat gol kelima dan berbagai aksi yang dilakukan para punggawa TIMNAS.. you did it guys!!
Mungkin sudah saatnya juga kita berhenti menyebut mereka pemain naturalisasi. they are trully Indonesia, cukup sebut mereka punggawa merah putih..
5 menit untuk bepe bukan berati ia hanya pantas menjadi pengulur waktu untuk memastikan kemenangan. Bepe tetap icon TIMNAS INDONESIA, legend sepakbola nasional, sekaligus kapten yang berkharisma. ini hanya masalah kesempatan mas, gonzales tetaplah gonzales, bepe tetaplah bepe, tidak ada yg menggantikan siapapun dengan siapapun juga..
anyway, ada beberapa apresiasi untuk pemain timnas yang berhasil mengganyang malaysia dengan skor telak 5-1 malam ini:
hahahaha..
tapi yang paling penting..
gw pengen ngangkat IRFAN BACHDIM jadi pacar..
mau ga’ ya dia??
hahaha..
It’s funny when you find yourself
Looking from the outside
I’m standing here but all I want
Is to be over there
Why did I let myself believe
Miracles could happen
Cause now I have to pretend
That I don’t really care
I thought you were my fairytale
A dream when I’m not sleeping
A wish upon a star
That’s coming true
But everybody else could tell
That I confused my feelings with the truth
When there was me and you
I swore I knew the melody
That I heard you singing
And when you smiled
You made me feel
Like I could sing along
But then you went and changed the words
Now my heart is empty
I’m only left with used-to-be’s
Once upon a song
Now I know you’re not a fairytale
And dreams were meant for sleeping
And wishes on a star
Just don’t come true
Cause now even I can tell
That I confused my feelings with the truth
Cause I liked the view
When there was me and you
I can’t believe that
I could be so blind
It’s like you were floating
While I was falling
And I didn’t mind
Cause I liked the view
Thought you felt it too
When there was me and you
Vannesa H. - when there was me and you
sesungguhnya,ini bukan hal yang baru..
bahkan Ia cukup berpengalaman dalam situasi ini..
tapi entah kenapa..
rasa itu bercampur takut..
getaran itu benar-benar seperti gempa..
hingga bibirnya pun harus dijadikan tempat berpegangan..
hari itu..
ada rasa untuk melihat,hanya melihat..
bukan bertemu..
setelah hal kecil terjadi..
walupun Ia menganggap itu hal besar, atau caranya berlebihan?
ternyata doa itu baru dikabulkan keesokan harinya..
ini diluar ekpektasi!
dan seperti biasa..
tapi ini lebih aneh..
lebih menghancurkan..
karena ada hal yg mengiringinya..
atau dia lagi lagi berpikir dengan cara yang berlebihan??